Friday, 7 November 2014

Air Mata Darah

Sudah sering kali kau menghianati.
Tapi engkau aku maafkan selalu.
Tapi kali ini kau sungguh terlalu.
Namun engkau ,
aku maafkan salahmu.

*. Simpan saja air matamu.
Tak guna engkau menangis.
Hatiku tak akan mencair
dengan sedu sedanmu itu.
Walaupun tangismu dare.
Hatiku tak akan iba.
Aku sudah bosan melihat
permainan sandiwaramu

Air Bunga



Air bunga  ini tiada harum lagi.
Air bunga ini tak mampu mencuci  tulisan dosa-dosamu dihati.
Catatan noda yang berkarat ini

Percuma saja kau datang lagi……
Hati ini terlanjur benci.
Biarlah aku seorang diri,
tanpa ada kekasih.
Terlalu parah kau menyakiti……….
Aku sudah tak sudi lagi.
Sedalam apa cintaku ini,
sanggup ku bunuh mati.
Tak’kan kuampuni pengkhianatanmu kasih tanpa ijin malaikat penjagaku ini.